Daerah  

Banjir dan Longsor di Batulayar Barat Sisakan Lumpur dan Material Lainnya, Polisi dan Warga Lakukan pembersihan

Lombok Barat, NTB – Gabungan Personil Polres Lombok Barat, masih disiagakan di lokasi terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batulayar Lombok Barat.

Untuk membantu warga yang mengungsi, serta yang terdampak dan melakukan kegiatan Baksos berupa pembersihan lokasi yang terdampak banjir longsor pada tanggal 6 Desember 2021

Dalam kegiatan pembersihan ini, Kapolres Lombok Barat Polda NTB, AKBP Wirasto Adi Nugroho, SIK turun langsung dilapangan bersama Personel dan Masyarakat setempat, Kamis (9/12/2021).

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, dampak banjir di Kabupaten Lombok Barat, khususnya di Desa Batulayar Barat, telah menelan lima korban jiwa dan kerugian materil cukup besar.

Kapolres mengatakan pembersihan dilakukan terhadap rumah-rumah warga, masjid, dan fasilitas-fasilitas umum lainnya.

“Melakukan pembersihan sisa luapan banjir yang terjadi, dimana dari dampak banjir ini, menyisakan material lumpur, ranting dan pohon,” ungkapnya.

Sehingga sejumlah personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat diterjunkan, melakukan pembersihan bersama Masyarakat, hingga menurunkan alat berat.

Adapun personel gabungan yang diterjunkan antara lain sebanyak 104 Personel Polres Lombok Barat, Gabungan Sat Pol PP Lobar, Dinas Perhubungan Lobar, Dinas kebakaran sebanyak 65 orang.

Selain itu, dari personel Sat Brimob Polda NTB diterjunkan sebanyak 50 orang, gabungan Dit Samapta dan Dit Polair Polda NTB sebanyak 53 personel, dan personel TNI sebanyak 50 orang.

“Dalam upaya percepatan penaganan bencana alam banjir dan tanah longsor, yang menimbulkan kerusakan parah di kecamatan Batulayar,” pungkasnya.

Derasnya air hujan yang turun, membawa material ranting dan pohon ini, sempat menyumbat jembatan yang di Lokasi bencana, sehingga menyebabkan kerusakan disekitarnya.

“Diharapkan melalui upaya-upaya ini, situasi kembali normal, dan Masyarakat bisa kembali kerumahnya masing-masing,” katanya.

Salah satunya di Masjid Nurul Iman Dusun Batulayar Utara, Desa batulayar yang terdampak cukum parah, dimana lumpur dan sisa-sisa material lainnya masih menutupi di tempa ibadah ini.

Sekolah, dan saluran air yang tersumbat juga sudah dibersihkan, sedangkan akibat kerusakan ini, warga yang belum kembali kerumah masing-masing masih ditampung ditempat pengungsian sementara, maupun mengungsi di sanak keluarganya.

“Kondisi saat ini seperti itu, sehingga sangat dibutuhkan kepedulian semua pihak untuk membantu warga terdampak ini,” harapnya.

Sehingga, atas pembersihan yang telah dilakukan ini, Masjid Nurul Amin yang terdampak banjir dan longsor untuk sore ini sudah bisa dipergunakan untuk melaksanakan sholat ashar.

Bahkan Kapolres juga ikut bersama sama masyarakat, melaksanakan sholat di Masjid Nurul amin ini.

“Untuk memastikan kondisi masjid sudah bersih dan layak, untuk beribadah Masyarakat sekitar yang terdampak bencana,” tandasnya.

Untuk kedepannya, Kapolres akan terus mendorong Pemda Lobar dan pihak terkait untuk memaksimalkan langkah-langkah percepatan penanganan banjir longsor di Dusun Batulayar Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.