Dapat Sebabkan Padam Meluas, PLN Imbau Warga Ikut Jaga Aset Kelistrikan dari Pencurian

Lombok Tengah/zaman – Besi penyangga tower Nomor 5 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Sengkol Paokmotong milik PLN yang berlokasi di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kab. Lombok Tengah dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab pada hari Senin (11/7).

Manager PLN Unit Pelaksana Penyaluran dan Pengatur Beban Mataram, William Randa Kasoa menyebutkan sebanyak 18 biji besi galvanis penyangga tersebut diketahui hilang pada saat petugas ground patrol hendak melakukan pemeliharaan di lokasi tower.

Petugas langsung melakukan perbaikan dengan melakukan penggantian besi penyangga tower dan pengelasan besi penyangga di tower-tower yang lain.

“Tidak ada pelanggan yang padam akibat kejadian ini. Perbaikan langsung kami lakukan setelah kami mengetahui adanya pencurian besi. Hal ini tentu saja sebagai upaya pencegahan terhadap dampak yang lebih besar”, tuturnya.

William juga menuturkan estimasi kerugian materiil yang dialami PLN berkisar lima juta rupiah. Namun tidak hanya kerugian itu saja, pencurian aset kelistrikan ini dimungkinkan dapat berdampak pada terganggunya pasokan listrik ke pelanggan, selain potensi terhadap keselamatan jiwa pencuri karena ketidaktahuan akses terhadap lokasi yang bertegangan.

“Apabila tower sampai roboh, listrik ke pelanggan pasti akan padam. Penanganannyapun bisa memakan waktu lama. Masyarakat di Lombok akan merasakan dampaknya karena tower ini merupakan jalur transmisi utama yang menyuplai Sistem Kelistrikan Lombok”, jelasnya.

PLN UP3B Mataram sendiri memiliki 692 tower SUTT yang tersebar di Pulau Lombok dengan panjang jaringan 452,44kms. Tower ini berfungsi untuk mendistribusikan listrik dari unit pembangkit dengan tegangan 150 kV.

Upaya pemeliharaan, baik preventive maupun corrective terus dilakukan secara rutin oleh tim PLN UP3B Mataram untuk menjaga keandalan pasokan listrik. (dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.