Optimalkan Layanan, PLN Gelar Apel Konvensi PDKB 2022 di Semarang

Mataram, NTB/zaman – Dalam rangka konvensi Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan tahun 2022, PT PLN (Persero) menggelar Apel Konvensi PDKB di PLN Udiklat Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (24/11).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk semakin membentuk Tim PDKB yang tangguh untuk menghadirkan pelayanan yang andal dan optimal, apel dilaksanakan serentak se-Indonesia secara online.

Apel yang bertemakan “Peluang dan Tantangan PDKB dalam Mendukung Suksesnya Transformasi PLN dan Beyond kWH” ini dipimpin oleh Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Evy Haryadi.

Di PLN NTB sendiri, Apel Konvensi PDKB tahun 2022 digelar di Kantor PLN UP3 Mataram.

Dalam sambutannya, General Manager PLN NTB, Sudjarwo mengatakan keberadaan Tim PDKB saat ini sudah menjadi tuntutan dari semua orang, khususnya pelanggan yang jumlahnya semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Tim yang bekerja di jaringan 20 kV ini terdiri dari orang-orang pilihan dengan keterampilan dan kemampuan yang mumpuni di bidang distribusi ini dibekali dengan kompetensi yang khusus yang dapat melakukan pemeliharaan tanpa harus memadamkan aliran listrik.

“Dulu untuk melakukan penyambungan pelanggan ataupun pemeliharaan, listrik harus padam. Tapi dengan Tim PDKB ini, sekarang bisa dalam kondisi online atau bertegangan. Ini sudah menjadi tuntutan di era saat ini, seiring dengan semakin tingginya ketergantungan pelanggan untuk listrik,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya Tim PDKB dalam bekerja juga harus selalu memperhatikan SOP, safety. Bapak bekerja dalam ondisi yang berbahaya. Selalu dilaksanakan SOP, diperhatikan tidak ada yang lebih penting daripada jiwa manusia.

“Prosedur kerja harus dijalankan secara paripurna. Tidak boleh ada SOP yang dilewati. Semuanya harus dijalankan dengan baik. Ditingkatkan dan doptimalkan kemampuannya untyk mencapai atau memberikan pelayanan sebaik baiknya,” ujar Sudjarwo.

PLN NTB saat ini memiliki tiga Tim PDKB yang beranggotakan 23 personil. Sebanyak lima belas personil terbagi dalam dua Tim PDKB, yaitu Tim Berjarak dan Tim Sentuh Langsung untuk wilayah kerja Pulau Lombok. Untuk wilayah kerja Pulau Sumbawa, Tim PDKB beranggotakan delapan personil untuk satu Tim Sentuh Langsung.

Hingga November 2022, tim elit ini mampu bekerja di 1.425 titik, baik itu pemeliharaan jaringan maupun penyambungan. Rata rata dalam satu hari, Tim Berjarak mampu mengerjakan dua lokasi dan Tim Sentuh Langsung empat lokasi/hari. Dampaknya, lama padam pelanggan rata rata dapat ditekan hingga 671 menit/pelanggan atau 6 kali padam/pelanggan.

“Ke depan, Tim PDKB ini akan mampu menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan listrik yang berkualitas dan berkelanjutan, utamanya di NTB,” kata Sudjarwo. (dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *