BeritaBisnisNews

PLN Siapkan 1.765 Personel Siaga Keandalan Pasokan Listrik

71
×

PLN Siapkan 1.765 Personel Siaga Keandalan Pasokan Listrik

Sebarkan artikel ini

Lombokprime.com – PLN Unit Induk Wilayah NTB menggelar apel siaga pasokan listrik menyambut datangnya bulan Ramadhan 1444 H. Apel digelar untuk memastikan keandalan pasukan dan peralatan, baik dari sisi pembangkit, transmisi dan distribusi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo mengungkapkan bahwa memasuki bulan Ramadan, listrik memiliki peranan yang penting untuk kelancaran aktifitas masyarakat. Untuk itu, PLN siap melayani dengan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk.

“Saat ini ketersediaan suplai listrik di pembangkit dalam kondisi normal. Keandalan transmisi 100% dalam kondisi siap beroperasi dua line. Di sisi distribusi, sebanyak 1.765 personel tersebar di 70 posko juga akan siaga”, jelas Djarwo.

PLN juga telah melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi prioritas yang mendapat perhatian khusus, yakni terdiri dari 10 masjid dan 14 venue lainnya. PLN juga melaksanakan piket bagi petugas operasional selama 24 jam untuk menjaga pasokan listrik yang andal dan berkualitas.

Untuk kondisi sistem saat ini, Djarwo mengungkapkan bahwa saat ini pasokan listrik dalam kondisi surplus. Hal ini melihat realisasi beban puncak yang pernah dicapai maupun beban puncak Ramadhan tahun lalu.

“Untuk diketahui beban puncak sistem kelistrikan Lombok saat ini mencapai 287 Mega Watt (MW) dengan cadangan 36 MW, sementara sistem kelistrikan Sumbawa memiliki beban puncak mencapai 121 MW dengan cadangan 13 MW. Cukup memadai untuk back up sistem kelistrikan di sisi pembangkitan,” ucapnya.

Djarwo juga menyebutkan, PLN tak hanya memaksimalkan operasional pembangkit listrik eksisting guna memastikan pasokan listrik aman tetapi juga telah menyiapkan suplai cadangan yang berfungsi sebagai back up pasokan listrik berupa 21 unit genset di beberapa lokasi prioritas.

PLN NTB juga sudah menyiapkan 16 Unit Gardu Bergerak, 2 Unit UKB dan UKKB serta 15 unit Uninterruptible Power Supply. Untuk mendukung transportasi dan mobilisasi petugas yang berjaga, juga telah disiapkan 161 unit armada roda 4, serta 95 unit roda 2.

“Adapun upaya pemeliharaan secara preventif untuk meningkatkan keandalan sudah dilakukan dan kami mengerahkan 3 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang masing-masing tim terdiri dari 23 orang”, terang Djarwo.

Djarwo juga kembali menjelaskan komitmennya terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang wajib diimplementasikan oleh seluruh petugas dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Hal ini merupakan prioritas utama PLN untuk memastikan tidak hanya instalasi peralatan yang aman, tapi personel kondisi sehat dan melaksanakan perkerjaan dengan kondisi selamat karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia.

Tak lupa, Djarwo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder atas dukungan yang telah diberikan kepada PLN selama ini. Djarwo juga mohon doa dan dukungan agar PLN dapat selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat NTB.

“Selamat menunaikan ibadah puasa bagi masyarakat NTB yang melaksanakan. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan seluruh petugas PLN dapat bekerja dengan aman, sistem kelistrikan andal”, tutup Djarwo.