BeritaBisnis

BDRG, Caleg Perindo Ajak Masyarakat Tanam Sayur di Rumah, Ini Alasannya

43
×

BDRG, Caleg Perindo Ajak Masyarakat Tanam Sayur di Rumah, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
BDRG atau Baiq Diyah Ratu Ganefi (kanan), menyerahkan bantuan bibit cabai. (ist)
BDRG atau Baiq Diyah Ratu Ganefi (kanan), menyerahkan bantuan bibit cabai. (ist)

Zaman.id – Salah satu Caleg Partai Perindo untuk DPR RI Dapil II Pulau Lombok, Provinsi NTB, Baiq Diyah Ratu Ganefi atau akrab disapa BDRG mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan tanam di rumah tangga.

Menurut Caleg Partai Perindo itu, pemanfaatan pekarangan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kenaikan harga pangan yang menjadi keluhan masyarakat.

“Gerakan tanam di rumah tangga ini memberi efek terhadap psikologis pasar. Artinya, sekedar sayur mayur dan komoditas hortikultura yang bisa ditanam di rumah tangga dapat mengurangi belanja sehingga tekanan harga barang di pasar bisa dikurangi,” ucap perempuan yang beberapa bulan lalu bergabung dengan Partai Perindo.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi NTB, itu mengungkapkan bahwa pihaknya telah lama terlibat dalam mendorong gerakan tanam di rumah tangga.

IWAPI sering membagikan bibit sayur mayur dan bumbu dapur, seperti cabai, tomat, dan lainnya, kepada ibu-ibu rumah tangga dan anggota IWAPI.

Selain itu, IWAPI juga rutin mendistribusikan bibit pisang unggul dengan buah besar yang bisa menjadi alternatif ketahanan pangan masyarakat.

“Pisang ini juga bisa dijual atau diolah menjadi produk olahan yang bernilai tambah, seperti keripik, dodol, atau sale,” ujar BDRG.

Baiq Diyah Ratu Ganefi berharap, dengan adanya gerakan tanam di rumah tangga, masyarakat bisa lebih mandiri dan berdaya dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan teknologi menanam sederhana di rumah tangga, seperti hidroponik, vertikultur, atau polybag.

“Teknologi menanam ini bisa memudahkan masyarakat untuk menanam tanpa harus memiliki lahan yang luas. Cukup dengan memanfaatkan pekarangan, teras, atau balkon rumah, kita bisa menanam berbagai macam sayuran dan buah-buahan yang bergizi dan sehat,” tutur BDRG.

Baiq Diyah Ratu Ganefi juga mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan operasi pasar atau pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.

Namun, ia menekankan bahwa operasi pasar tidak bisa menjadi solusi permanen, melainkan hanya bersifat sementara.

“Operasi pasar hanya bisa menstabilkan harga dan ketersediaan barang untuk jangka pendek. Untuk jangka panjang, kita harus meningkatkan produksi pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor. Gerakan tanam di rumah tangga bisa menjadi salah satu cara untuk mewujudkan hal itu,” pungkas BDRG. (dn)