zaman.id – Dalam rangka Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja terus memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas berjalan cepat dan tepat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, ke RS dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada Rabu (25/3) untuk meninjau langsung pelayanan kepada korban kecelakaan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah proaktif perusahaan dalam memastikan seluruh korban kecelakaan mendapatkan penanganan optimal sejak awal kejadian, termasuk melalui percepatan jaminan pembiayaan dengan penerbitan guarantee letter (GL) secara cepat dan terintegrasi di fasilitas kesehatan. Sebagai instrumen utama pelayanan, GL berperan memastikan korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif.
Melalui integrasi sistem digital antara Jasa Raharja, rumah sakit, dan kepolisian, proses verifikasi hingga penerbitan GL kini dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat. Hal ini mempercepat respons penanganan korban, terutama pada fase kritis.
Berdasarkan data internal Jasa Raharja, selama periode 13–24 Maret 2026, tercatat sebanyak 3.712 penerbitan GL, yang menunjukkan optimalisasi layanan berbasis digital dalam memperkuat kecepatan dan ketepatan penjaminan korban kecelakaan.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa kecepatan pelayanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan peluang keselamatan korban.
Ia menyatakan kehadiran Jasa Raharja di rumah sakit bertujuan memastikan korban mendapatkan jaminan pelayanan tanpa kendala, sehingga fokus utama tetap pada penanganan medis. Dengan sistem yang semakin terintegrasi, proses penjaminan dapat dilakukan lebih cepat, khususnya dalam kondisi kritis.
Selain memastikan pelayanan di rumah sakit, Jasa Raharja juga terus memantau perkembangan data kecelakaan secara nasional. Berdasarkan data Korlantas Polri, pada periode 13–24 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.607 kejadian kecelakaan dengan total 4.769 korban, yang terdiri dari 228 korban meninggal dunia dan 4.541 korban luka-luka.
Pada tahun ini, jumlah kecelakaan tercatat mengalami penurunan sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, terjadi penurunan signifikan pada tingkat fatalitas, di mana jumlah korban meninggal dunia turun sebesar 28 persen.
Awaluddin menyebut penurunan tersebut tidak terlepas dari kecepatan penanganan korban yang didukung sistem yang semakin terintegrasi.
Ia menambahkan bahwa percepatan penerbitan GL serta integrasi sistem telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan peluang keselamatan korban kecelakaan. Penurunan fatalitas dinilai sebagai indikator bahwa upaya tersebut berjalan efektif.
Melalui Siaga Idulfitri 2026, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya melalui penyaluran santunan, tetapi juga melalui transformasi digital dan penguatan kolaborasi dengan rumah sakit serta instansi terkait.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung sistem transportasi yang lebih berkeselamatan, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat di setiap fase penanganan kecelakaan.











