Global

Rusia Ungkap Serangan Drone Ukraina di Dekat Ibu Kota, Tuding Kyiv Teroris

60
×

Rusia Ungkap Serangan Drone Ukraina di Dekat Ibu Kota, Tuding Kyiv Teroris

Sebarkan artikel ini
Serangan Drone Ukraina ke Rusia
Walikota Moscow, Sergey S. Sobyanin. FOTO: Wikipedia

Moscow – Rusia mengklaim berhasil menggagalkan upaya serangan drone Ukraina di dekat ibu kota Moscow. Dua drone yang terbang di wilayah udara Rusia ditembak jatuh oleh pertahanan udara pada Selasa malam, (8/8/2023).

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, serangan itu merupakan ‘serangan teroris’ yang dilakukan oleh rezim Kyiv. Dalam pernyataan yang diposting di aplikasi pesan Telegram, kementerian tersebut mengatakan tidak ada korban jiwa atau kerusakan akibat serangan drone tersebut.

“Salah satu drone terbang di atas daerah Domodedovo di pinggiran selatan kota, sedangkan yang lainnya berada di daerah jalan raya Minsk di sebelah barat ibu kota,” kata Walikota Moscow, Sergey S. Sobyanin, dalam postingan Telegram pada hari Rabu, (9/8/2023).

Pihak Ukraina belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim Rusia tersebut. Sebelumnya, pejabat Ukraina jarang mengakui keterlibatan mereka dalam serangan-serangan di wilayah Rusia, meskipun perang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun.

Serangan drone pada hari Selasa merupakan serangan ketiga yang menargetkan Moscow dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Minggu, 6 Agustus 2023, sebuah drone Ukraina jatuh di distrik Podolsky di pinggiran Moscow. Pada hari Senin, 7 Agustus 2023, drone lainnya juga ditembak jatuh di dekat wilayah Kaluga di sebelah barat daya Moscow.

Pada minggu lalu, Kementerian Pertahanan Rusia juga melaporkan bahwa mereka telah menembak jatuh tujuh drone di dekat Kaluga. Selain itu, sebuah bangunan di pusat Moscow yang menampung tiga kementerian pemerintah juga dua kali diserang oleh drone dalam waktu 48 jam.

Meskipun serangan-serangan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, mereka menunjukkan bahwa Ukraina tidak akan membiarkan perang hanya terbatas di wilayah mereka sendiri. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada bulan lalu mengatakan bahwa perang akan kembali ke wilayah Rusia.

“Secara bertahap, perang kembali ke wilayah Rusia – ke pusat-pusat simbolis dan pangkalan militer,” kata Zelensky. “Dan ini adalah proses yang tidak terhindarkan, alami, dan sepenuhnya adil.”