Agama

Alasan Indonesia Mengirim Puluhan Pendakwah ke Uni Emirat Arab

16
×

Alasan Indonesia Mengirim Puluhan Pendakwah ke Uni Emirat Arab

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mengirim puluhan pendakwah ke Uni Emirat Arab.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mengirim puluhan pendakwah ke Uni Emirat Arab. (Kemenag)

Zaman.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah mengutus 20 dai-daiyah ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengikuti pelatihan dakwah yang diselenggarakan oleh Urusan Agama Islam UEA di Abu Dhabi.

Pelatihan tersebut berlangsung dari 6 hingga 21 Januari 2024 dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kerja sama para dai-daiyah Indonesia dengan Uni Emirat Arab.

Para dai-daiyah yang dikirim ke Uni Emirat Arab merupakan perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat Islam, perguruan tinggi, pondok pesantren, penyuluh agama Islam, dan majelis dai kebangsaan di Indonesia.

Mereka juga merupakan alumni dari bimbingan teknis penceramah agama Islam yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Kepala Subdit Dakwah dan Hari Besar Islam (HBI) Kementerian Agama, Andi Yasri, menjelaskan bahwa para dai-daiyah yang berangkat ke UEA tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga menjadi duta moderasi beragama Indonesia.

“Mereka akan menyampaikan bagaimana berdakwah dengan sikap dan tindakan yang moderat, yaitu menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya, mengedepankan toleransi dan penghargaan dalam beragama,” katanya.

Selama di UEA, para dai-daiyah juga mengikuti berbagai kegiatan, seperti team building, capacity building activities, serta kunjungan ke lembaga fatwa UEA, masjid bersejarah, dan museum.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat kerja sama di bidang pengembangan kapasitas imam masjid, khatib, dan mufti melalui berbagai kegiatan dan kunjungan.

Andi menegaskan bahwa setiap dai-daiyah harus mengaktualisasikan ilmu yang didapat dari pelatihan tersebut melalui karya tulis. Hal ini bertujuan untuk memperluas penyebaran ilmu dan pengalaman yang didapatkan kepada masyarakat Indonesia.

Selain itu, Kementerian Agama juga melakukan kunjungan ke tempat-tempat para imam masjid asal Indonesia yang bertugas di UEA. Mereka melihat fasilitas tempat tinggal para imam masjid dan memastikan kesejahteraan mereka.

Kemenag mengirimkan imam masjid ke UEA setiap tahun melalui seleksi yang ketat. Tujuan dari program ini adalah agar para imam masjid dapat memperluas jaringan internasional dan mengenalkan konsep moderasi beragama ke dunia.

Melalui kegiatan ini, Indonesia berharap dapat mendukung kerja sama yang kuat antarbangsa dan memperluas pengaruh moderasi beragama ke seluruh dunia.

Program ini juga memberikan kesempatan bagi imam masjid Indonesia untuk memperluas jaringan internasional dan mengembangkan pemahaman moderasi beragama.

Dengan mengutus puluhan pendakwah dan imam masjid ke Uni Emirat Arab, Indonesia menunjukkan komitmen dalam memperkuat kerja sama dan memperluas pengaruh moderasi beragama.

Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia dan Uni Emirat Arab serta memperkuat hubungan antarbangsa. (*)