zaman.id – Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Ampenan bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana alam di Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Respons tanggap darurat ini dilakukan menyusul terjadinya banjir, abrasi, dan gelombang laut besar yang menyebabkan kerusakan permukiman serta mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah pesisir dan pedesaan.
Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional distribusi energi. Dalam kondisi darurat, kehadiran perusahaan dinilai penting untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Banjir Terjang Desa Cendi Manik Lombok Barat
Bencana banjir terjadi di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, pada 20 Januari 2026, akibat curah hujan tinggi yang disertai angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat drastis hingga merendam rumah warga sejak dini hari. Desa Cendi Manik diketahui berada di wilayah operasional distribusi LPG Sekotong, sehingga menjadi perhatian utama Pertamina IT Ampenan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga IT Ampenan menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Dusun Madak Belek I dan Dusun Madak Belek II. Bantuan tersebut diserahkan pada 22 Januari 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal pascabencana.
Supervisor I HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga IT Ampenan, Vrisco Harjanto, menyampaikan bahwa kehadiran Pertamina di tengah masyarakat terdampak merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.
“Kami turut prihatin atas musibah bencana yang dialami warga Desa Cendi Manik. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi darurat,” ujar Vrisco.
Abrasi dan Gelombang Laut Ekstrem Rusak Permukiman Pesisir Ampenan
Selain merespons banjir di Lombok Barat, Pertamina Patra Niaga IT Ampenan juga menyalurkan bantuan kebencanaan kepada warga terdampak abrasi dan gelombang laut besar di wilayah pesisir Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pada 23 Januari 2026. Bencana tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang disertai gelombang laut ekstrem dengan ketinggian mencapai sekitar 20 meter.
Dampak bencana tersebut cukup signifikan. Tercatat 25 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan 18 rumah mengalami kerusakan, bahkan sebagian di antaranya hancur. Kerusakan terparah terjadi di Lingkungan Bugis, sementara Lingkungan Pondok Prasi dan Bintaro Jaya mengalami banjir rob yang masuk hingga ke dalam rumah warga.
Dalam penanganan darurat, BPBD setempat telah mendirikan posko tenda sementara serta dapur umum yang didukung oleh Kementerian Sosial untuk melayani kebutuhan warga terdampak.
Bantuan Sembako hingga Sarana Penanganan Darurat
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pertamina Patra Niaga IT Ampenan menyalurkan bantuan berupa puluhan paket sembako, tabung Bright Gas 5,5 kilogram, 300 geobag, serta 10 unit sekop. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Vrisco Harjanto kepada Lurah Bintaro, Rudy Herlambang, dengan didampingi Hj. Sinta Agathia Soedjoko Iqbal, istri Gubernur Provinsi NTB.
Vrisco menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen untuk selalu hadir dan responsif terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
“Pertamina berkomitmen untuk selalu hadir dan responsif terhadap kondisi sosial dan lingkungan di wilayah operasional kami,” katanya.
Apresiasi dari Pemerintah dan Masyarakat
Apresiasi atas bantuan tersebut disampaikan oleh Haji Ahmad Ramli, selaku BPD Desa Cendi Manik, yang menilai bantuan dari Pertamina sangat membantu warga di tengah situasi sulit.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin ke depannya,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Lurah Bintaro, Rudy Herlambang, yang mengapresiasi kepedulian Pertamina terhadap warga pesisir Ampenan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada warga kami. Dampak bencana ini memang perlu ditangani secara bersama-sama,” ungkap Rudy.
Komitmen Pertamina dalam Tanggung Jawab Sosial
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi energi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat.
“Melalui berbagai aksi tanggap bencana ini, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Pertamina hadir tidak hanya sebagai penyedia energi nasional, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tutup Ahad.











