zaman.id – Suasana Masjid Darul Falah di Dusun Selampang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, mendadak ramai pada Selasa (3/3/2026), ketika Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan II Surabaya menggelar aksi sosial Ramadan yang menyasar ratusan warga.
Kegiatan sosial LPS tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan paket kebutuhan lebaran dan perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi momentum edukasi publik tentang peran strategis lembaga negara dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.
Ratusan Warga Terima Manfaat
Kepala Kantor Perwakilan II Surabaya LPS, Bambang S. Hidayat, mengatakan kegiatan sosial kemasyarakatan ini merupakan bentuk kepedulian lembaga terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Ini adalah kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Bulan Ramadan menjadi momentum yang baik untuk menebarkan kebaikan dan membantu meringankan beban warga,” ujar Bambang di sela kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, LPS membagikan 150 paket kebutuhan lebaran kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, perlengkapan sekolah juga diserahkan kepada anak-anak di desa tersebut. Untuk mendukung kebersamaan Ramadan, panitia menyiapkan konsumsi berbuka puasa bagi sekitar 200 orang, termasuk orang tua dan warga yang turut hadir.
Kehadiran LPS di wilayah pesisir Lombok Barat ini disambut antusias warga, yang memadati area masjid sejak sore hari. Selain menerima bantuan, masyarakat juga mengikuti sesi dialog interaktif yang disampaikan langsung oleh perwakilan LPS.
Edukasi Tugas dan Fungsi LPS
Bambang menjelaskan, LPS memiliki mandat utama menjaga stabilitas sistem keuangan melalui penjaminan simpanan nasabah perbankan serta pelaksanaan resolusi bank apabila terjadi permasalahan.
Namun, menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai tugas dan fungsi LPS masih perlu ditingkatkan.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami tugas dan fungsi LPS. Dengan meningkatnya pemahaman, kepercayaan terhadap perbankan juga akan meningkat. Jika kepercayaan naik, dana masyarakat yang tersimpan di bank akan bertambah dan fungsi intermediasi perbankan bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila kredit perbankan dapat disalurkan secara produktif, maka dampaknya akan terasa langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Nusa Tenggara Barat.
Rangkaian Kegiatan di Pulau Lombok
Aksi sosial di Lombok Barat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan LPS II Surabaya di Pulau Lombok yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Setelah kegiatan di Lembar, agenda serupa direncanakan berlanjut ke wilayah Lombok Tengah.
Selain program sosial Ramadan, LPS juga merencanakan media briefing serta koordinasi dengan pemerintah daerah. Salah satu agenda yang dijadwalkan adalah audiensi dengan Gubernur NTB guna menyelaraskan program lembaga dengan kebutuhan daerah.
“Kami ingin memastikan kontribusi yang kami lakukan sejalan dengan kebutuhan daerah serta sesuai dengan tugas dan kewenangan kami,” kata Bambang.
Melalui pendekatan sosial dan edukatif ini, LPS berharap kehadirannya tidak hanya dirasakan dalam konteks penjaminan simpanan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi dan peningkatan literasi keuangan masyarakat di daerah.











