Puluhan siswa SRD (Sekolah Rakyat Dasar) Kabupaten Lombok Barat menunjukkan rasa penasaran tinggi saat mereka menyaksikan langsung aktivitas Unit Polisi Satwa (Polsatwa) Polda NTB. Kunjungan edukatif pada Kamis (11/6/2026) tersebut, menghadirkan pengalaman belajar yang tidak biasa bagi para pelajar.
Sejak awal kegiatan, personel Polda NTB langsung memfokuskan perhatian para siswa SRD pada berbagai atraksi serta memberikan penjelasan secara langsung. Mereka melihat dari dekat bagaimana polisi satwa terlatih membantu tugas kepolisian dalam berbagai situasi operasional.
Polsatwa Polda NTB Perkenalkan Fungsi Satwa Polisi
Unit Polsatwa Direktorat Samapta Polda NTB memperkenalkan berbagai jenis satwa yang memiliki peran penting dalam tugas kepolisian. Satwa tersebut meliputi anjing K9 Handak yang bertugas mendeteksi bahan peledak. Ada juga anjing K9 Cakum yang berfungsi melacak pelaku kejahatan.
Selain itu, Polda NTB juga menghadirkan Satwa Turangga atau kuda polisi. Kuda ini digunakan untuk patroli dan pengamanan di wilayah dengan medan yang sulit dijangkau kendaraan bermotor.
Para siswa menyimak penjelasan sambil memperhatikan langsung kemampuan satwa tersebut. Mereka juga berinteraksi dengan para pawang yang mendampingi setiap satwa. Suasana edukasi berlangsung cair dan penuh antusiasme.
Kabid Humas Tekankan Edukasi dan Kedekatan dengan Anak
Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepolisian kepada pelajar sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa Polsatwa memiliki peran strategis dalam mendukung tugas kepolisian.
“Dalam kesempatan tersebut personel memperkenalkan satwa-satwa yang digunakan dan dilatih untuk membantu tugas-tugas kepolisian, seperti anjing pelacak yang membantu mengungkap keberadaan bahan peledak maupun pelaku kejahatan, serta kuda polisi yang digunakan untuk menjangkau medan-medan tertentu yang sulit dilalui kendaraan,” ujar Mohammad Kholid.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membangun kedekatan antara Polri dan generasi muda. Polda NTB mendorong konsep belajar sambil bermain agar siswa lebih mudah memahami peran kepolisian.
“Kita berharap kegiatan belajar sambil bermain ini dapat memberikan edukasi dini kepada pelajar tentang fungsi-fungsi yang ada di kepolisian,” tambahnya.
Siswa Belajar Sambil Berinteraksi Langsung
Para siswa SRD Lombok Barat tampak aktif bertanya dan mendekat ke area demonstrasi satwa. Mereka menunjukkan rasa ingin tahu tinggi terhadap cara kerja K9 dan kuda polisi. Guru pendamping juga ikut mengarahkan siswa agar tetap fokus selama kegiatan berlangsung.
Interaksi langsung tersebut membuat suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melihat praktik nyata di lapangan. Pola ini memperkuat pemahaman mereka tentang tugas kepolisian.
Polsatwa Polda NTB Dekatkan Polisi dengan Generasi Muda
Melalui kegiatan ini, Polda NTB berupaya membangun citra polisi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak. Pendekatan edukatif seperti ini dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mendorong keberanian pelajar.
Kegiatan kunjungan polisi satwa tersebut juga memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan di Lombok Barat. Polda NTB berharap program serupa terus berlanjut agar edukasi kebangsaan dapat tersampaikan sejak dini secara lebih menyenangkan.











