LOMBOK BARAT – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polsek Kediri, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan kegiatan preventif di lapangan. Pada Senin dini hari, 11 Mei 2026, personel kepolisian melakukan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Blue Light guna mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya di wilayah hukum setempat.
Langkah ini diambil sebagai bentuk respons cepat kepolisian dalam meminimalisir ruang gerak pelaku kejahatan, khususnya pada jam-jam rawan. Fokus utama dari operasi ini adalah pencegahan tindak pidana 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor), aksi begal, hingga fenomena balap liar yang kerap meresahkan warga pengguna jalan.
Komitmen Polsek Kediri dalam Menjamin Keamanan Malam Hari
Patroli yang dimulai tepat pada pukul 02:00 WITA ini menyisir berbagai titik strategis di seputaran Kecamatan Kediri. Dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru, kehadiran Polri di tengah kegelapan malam diharapkan mampu memberikan efek jera (deterrent effect) bagi siapa saja yang berniat melakukan tindakan melanggar hukum.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, AKP Iwan Purwanto, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian untuk memastikan masyarakat dapat beristirahat dengan tenang. Menurutnya, kehadiran fisik anggota di lapangan adalah kunci utama dalam menekan angka kriminalitas.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, terutama pada jam-jam kecil di mana potensi gangguan Kamtibmas cenderung meningkat. Melalui Patroli Blue Light ini, personel kami melakukan pengawasan intensif di jalur-jalur sepi dan lokasi yang dianggap rawan menjadi tempat berkumpulnya pemuda untuk balap liar,” ujar AKP Iwan Purwanto dalam keterangannya.
Langkah Preventif dan Edukasi di Lapangan
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh KASPKT III Polsek Kediri, AIPTU I Nengah Sudarsana, bersama anggota jaga dan unit patroli Kediri 01. Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya sekadar melintas, namun juga melakukan pemeriksaan terhadap kerumunan warga atau pemuda yang masih nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam.
Petugas memberikan teguran secara humanis namun tegas kepada para pengguna jalan yang kedapatan berkumpul tanpa tujuan yang jelas. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik sosial maupun memutus niat para pelaku balap liar yang sering memanfaatkan jalanan umum di wilayah Kediri sebagai lintasan pacu ilegal.
AKP Iwan Purwanto menambahkan bahwa interaksi langsung antara petugas dan warga menjadi aspek penting dalam keberhasilan operasi ini. “Dengan melakukan patroli secara rutin, kami meyakini hal ini dapat mendekatkan Polri dengan masyarakat. Peran proaktif dari warga sangat kami butuhkan, karena informasi sekecil apa pun dari mereka akan sangat membantu tugas-tugas pelayanan kami menjadi lebih baik dan tepat sasaran,” tambahnya.
Hasil Pemantauan dan Kondisi Kamtibmas
Hingga menjelang waktu subuh, patroli yang dipimpin oleh AIPTU I Nengah Sudarsana tersebut melaporkan situasi wilayah hukum Polsek Kediri tetap dalam keadaan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol terkait tindak pidana 3C maupun gangguan balap liar yang signifikan selama penyisiran berlangsung.
Kehadiran polisi di lapangan secara konsisten terbukti efektif dalam memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan aktivitas di malam hari, seperti pedagang pasar maupun pengemudi angkutan logistik. Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan ke Polsek terdekat apabila melihat gerak-gerik orang yang mencurigakan di lingkungan mereka.
Dengan berakhirnya giat patroli dini hari tersebut, Polsek Kediri memastikan akan terus menjalankan agenda serupa secara berkelanjutan. Optimalisasi Patroli Blue Light diharapkan menjadi instrumen utama dalam menjaga marwah Kecamatan Kediri sebagai wilayah yang aman, tertib, dan jauh dari ancaman kriminalitas demi kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.











