JAKARTA – Semangat berkarya dan kemandirian perempuan terpancar kuat dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana melalui gelaran “Ajang Persit Bisa 2” di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Mengusung tema “Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, namun juga ruang inspiratif bagi para anggota Persit pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari seluruh penjuru Indonesia untuk menunjukkan kreativitas dan kualitas produk unggulan daerah masing-masing.
Di tengah semarak kegiatan, stand UMKM milik Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi. Produk kain Tenun Pringgasela khas Lombok Timur sukses memikat perhatian pengunjung melalui corak tradisional yang dipadukan sentuhan modern dan elegan. Bahkan, pada sesi fashion show yang digagas langsung oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Uli Simanjuntak, kain tenun tersebut tampil memukau di atas panggung dan mendapat apresiasi luas dari para tamu undangan, Senin malam (11/5/2026).
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana, Ny. Endang Arif, menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat terhadap produk UMKM binaan Persit dari Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong para anggota Persit terus berkembang dan percaya diri dalam membangun usaha mandiri.
“Ajang Persit Bisa 2 bukan hanya sekadar pameran, tetapi wadah yang membuka peluang besar bagi anggota Persit untuk naik kelas. Kami merasa bangga karena produk Tenun Pringgasela mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui UMKM,” ungkap Ny. Endang Arif.
Kesan mendalam juga disampaikan salah seorang pengunjung stand Tenun Pringgasela, yang mengaku terpukau dengan kualitas kain tenun khas Lombok tersebut.
“Saya baru pertama kali melihat langsung Tenun Pringgasela. Motifnya sangat indah, warnanya elegan, dan terasa memiliki nilai budaya yang kuat. Saya senang karena produk lokal seperti ini mendapat ruang di tingkat nasional,” tuturnya.
Sementara itu, Ny. Lili Mariana selaku anggota binaan Persit Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana mengaku bersyukur karena ajang tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan penjualan produknya.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung penjualan meningkat signifikan, terutama setelah fashion show. Banyak pengunjung datang langsung ke stand untuk membeli dan bertanya tentang proses pembuatan kain tenun kami. Ini pengalaman yang sangat berharga,” katanya penuh haru.
Keikutsertaan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162 PD IX/Udayana dalam Ajang Persit Bisa 2 menjadi bukti bahwa semangat perempuan Indonesia untuk terus berkarya tidak pernah surut. Dari tangan-tangan kreatif para anggota Persit, lahir produk-produk lokal berkualitas yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya bangsa.











