Berita  

Tanpa Antrean, Polsek Kediri Amankan Kelancaran Distribusi BBM untuk Masyarakat

Polsek Kediri Pantau Distribusi BBM di SPBU Nyiur Gading

LOMBOK BARAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Kediri, Polres Lombok Barat, terus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi energi di wilayahnya. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan dan mencegah terjadinya antrean panjang yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat. Fokus utama pemantauan kali ini menyasar pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menjadi titik vital pelayanan publik.

Pada Selasa, 12 Mei 2026, personel Polsek Kediri melakukan peninjauan langsung ke SPBU No. 54.833.08 yang berlokasi di Dusun Nyiur Gading, Desa Montong Are, Kecamatan Kediri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi maupun non-subsidi.

Memastikan Kelancaran Distribusi Energi bagi Masyarakat

Pemantauan yang dimulai sejak pukul 12.00 WITA tersebut bertujuan untuk melihat secara riil kondisi di lapangan, baik dari sisi volume stok yang tersisa di tangki penyimpanan maupun pola pembelian oleh konsumen. Kehadiran petugas kepolisian di lokasi SPBU juga berfungsi untuk memberikan rasa aman kepada operator dan masyarakat yang sedang melakukan pengisian bahan bakar.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, AKP Iwan Purwanto, menegaskan bahwa pengecekan ini dilakukan secara berkala. Hal ini penting untuk mendeteksi dini potensi kelangkaan atau penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat luas.

Baca Juga :  Bulog Kediri Gandeng TNI dan Dinas Pertanian, Serapan Gabah Maksimal

“Kami terjun langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa stok BBM, baik yang subsidi seperti Bio Solar dan Pertalite, maupun yang non-subsidi, tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk kebutuhan harian warga di Kecamatan Kediri,” ujar AKP Iwan Purwanto saat memberikan keterangan di sela-sela kegiatan monitoring.

Rincian Ketersediaan Stok BBM di SPBU Nyiur Gading

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengelola SPBU No. 54.833.08 Dusun Nyiur Gading, tercatat data ketersediaan bahan bakar yang masih tergolong sangat aman. Data per siang hari menunjukkan stok Pertalite berada di angka 18.927 liter, sementara Bio Solar tersedia sebanyak 2.009 liter. Untuk jenis bahan bakar berkualitas tinggi, stok Pertamax tercatat sebanyak 4.100 liter dan Pertamina Dex mencapai 3.001 liter.

Selain stok yang sudah tersedia di tangki tanam, pihak SPBU juga mengonfirmasi adanya pengiriman tambahan yang sedang dalam perjalanan (on progress). Pasokan yang dijadwalkan tiba mencakup 16.000 liter Pertalite, 8.000 liter Bio Solar, dan 4.000 liter Pertamax. Penambahan ini dipastikan akan memperkuat ketahanan stok hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Kenali Perbedaan Ustadz, Syekh, Kiai, Habib, Sunan, dan Gus di Indonesia

AKP Iwan Purwanto menambahkan bahwa koordinasi antara kepolisian dan pihak SPBU berjalan sangat baik. Pihaknya meminta pengelola untuk segera melapor jika terjadi kendala dalam pengiriman pasokan agar dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Melalui pengecekan ini, kami dapat melihat bahwa arus keluar masuk BBM di SPBU Nyiur Gading masih sangat terkendali. Ketersediaan stok yang ada, ditambah dengan pasokan yang akan segera datang, menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa ada kekhawatiran kelangkaan,” jelas AKP Iwan.

Situasi Kondusif dan Tanpa Antrean Panjang

Salah satu aspek penting yang menjadi sorotan dalam monitoring ini adalah ketertiban di area SPBU. Petugas di lapangan melaporkan bahwa tidak ditemukan adanya antrean panjang yang meluap hingga ke bahu jalan, yang biasanya menjadi pemicu kemacetan di sepanjang jalur utama Kecamatan Kediri.

Selain itu, Polsek Kediri juga memastikan tidak ada praktik pembelian berlebih atau penggunaan jerigen tanpa izin yang dapat menguras stok subsidi secara tidak wajar. Kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi BBM sesuai kebutuhan dinilai menjadi faktor pendukung situasi tetap kondusif.

Baca Juga :  Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia, Sosialisasi Program MBG Hadir di Praya Barat Daya Lombok Tengah

“Dari hasil pantauan kami di lapangan, situasi di SPBU terpantau sangat tertib. Tidak ada penumpukan kendaraan maupun aktivitas pembelian menggunakan jerigen yang menyalahi aturan. Semua mengalir dengan lancar, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur sekitar SPBU,” kata AKP Iwan Purwanto.

Hingga kegiatan berakhir pada pukul 12.30 WITA, seluruh rangkaian monitoring berjalan dengan aman dan lancar. Polsek Kediri berkomitmen akan terus melaksanakan patroli dialogis dan pengawasan serupa di titik-titik strategis lainnya demi menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *