Berita  

Patroli Blue Light Satlantas Lombok Barat Amankan Jalur Wisata Senggigi dan Bypass BIL 2

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Patroli Rutin di Lokasi Strategis

Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali mengintensifkan kegiatan patroli malam. Langkah preventif ini memprioritaskan kawasan-kawasan strategis yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pelanggaran lalu lintas pada malam hari.

Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini menyasar dua kawasan utama di Kabupaten Lombok Barat, yakni kawasan wisata Senggigi dan sepanjang jalur bypass BIL 2. Pelaksanaan patroli tersebut dipimpin langsung oleh personel Unit Turjawali yang bersiaga di Pos GMS (Gerung Menang Square) dan Pos Rumak. Petugas bergerak menyisir jalan raya mulai Rabu malam (15/07/2026) pukul 20.00 WITA hingga seluruh agenda pengamanan rampung dilaksanakan.

Selain melakukan pemantauan terhadap arus lalu lintas, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan. Petugas secara berkala memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang melintas agar selalu mematuhi aturan serta tata tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Baca Juga :  Kapolsek Jenu dan Bhabinkamtibmas Polsek Jenu Polres Tuban Turun ke Ladang, sambang lahan pertanian.

Antisipasi Balap Liar dan Tindak Kriminalitas 3C

Fokus utama dari patroli malam ini tidak hanya bertumpu pada kelancaran arus kendaraan, melainkan juga sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi potensi aksi balap liar. Kawasan BIL 2 kerap menjadi atensi kepolisian karena jalurnya yang lebar dan lurus sering kali disalahgunakan oleh oknum remaja untuk melakukan aksi berbahaya tersebut, terutama pada malam hari.

Di samping itu, patroli ini juga dirancang untuk menekan potensi tindak kriminalitas jalanan, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kehadiran personel kepolisian dengan menyalakan lampu rotator biru (blue light patrol) diharapkan mampu mengurungkan niat para pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi malam.

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan merupakan hal mutlak untuk menjamin ketertiban publik. Melalui strategi pencegahan yang matang, diharapkan segala bentuk potensi gangguan kejahatan dapat diredam sejak dini.

“Kami terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat melalui kehadiran personel Unit Turjawali di lapangan. Patroli malam ini difokuskan di kawasan Senggigi dan jalur BIL 2 untuk mengantisipasi potensi aksi balap liar serta menekan ruang gerak pelaku kriminalitas 3C,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan resmi terkait kegiatan tersebut.

Arus Lalu Lintas Terpantau Aman dan Kondusif

Berdasarkan laporan visual dari personel yang bertugas di lapangan, situasi arus lalu lintas di kawasan pariwisata Senggigi maupun jalur utama BIL 2 sepanjang malam itu terpantau berjalan dengan lancar dan aman. Tidak ditemukan adanya penumpukan kendaraan yang berarti maupun aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum.

Baca Juga :  Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Polisi di Labuapi Jemput Bola Motivasi Masyarakat Tanam Komoditas Hortikultura di Desa

Pihak kepolisian juga mengapresiasi masyarakat dan para pengendara yang telah menunjukkan kesadaran tinggi dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menjaga ketertiban selama berkendara. Kerja sama yang baik antara petugas keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya suasana lingkungan yang kondusif di wilayah hukum Lombok Barat.

Satlantas Polres Lombok Barat memastikan bahwa kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara konsisten dan berkala. Evaluasi terhadap titik-titik rawan akan selalu diperbarui guna memastikan efektivitas penempatan personel di lapangan, sehingga kenyamanan warga Lombok Barat saat beraktivitas malam maupun beristirahat tetap terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *