Breaking News
Polda NTB Gelar Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI Secara Virtual, Berlangsung Khidmat dan Lancar MATARAM – Seluruh personel Polisi Wanita (Polwan) di wilayah hukum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengikuti rangkaian Acara Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak melalui sambungan aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (8/9/2026). Pelaksanaan syukuran ini melibatkan seluruh personel Polwan dari berbagai satuan kerja (Satker) Mapolda NTB hingga tingkat Polres dan Polresta jajaran. Meskipun dilaksanakan secara virtual, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi kekhidmatan, kebersamaan, dan semangat para srikandi Bhayangkara di NTB dalam memperingati momen bersejarah bagi korps wanita di kepolisian. Rangkaian acara yang diisi dengan agenda syukuran nasional ini menjadi ajang refleksi serta penguatan komitmen bagi seluruh Polwan Polda NTB untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pengabdian dalam melayani masyarakat. Kehadiran seluruh anggota Polwan dari berbagai tingkatan wilayah menunjukkan soliditas yang kuat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di NTB. Seluruh rangkaian kegiatan Syukuran Hari Jadi Ke-78 Polwan RI di tingkat Polda NTB dan Polres/ta jajaran dari awal hingga akhir acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sidak Satgasres Saber Pangan di Lombok Barat DALAM RANGKA MENDUKUNG PROGRAM ASTACITA, BHABINKAMTIBMAS DESA KUMPULREJO POLSEK PARENGAN POLRESTA TUBAN SAMBANGI PETANI JAGUNG DI DESA KUMPULREJO GUNA DUKUNG KETAHANAN PANGAN. *Polsek Tuban Pantau Lahan Jagung Warga, Dukung Ketahanan Pangan Nasional* Polsek Plumpang Polresta Tuban Turun Langsung Cek Tanaman Jagung Warga
Berita  

Wakil Ketua DPRD Lombok Utara I Made Kariyasa, S.Pd.H.,M.M mengajak untuk tetap menjaga kondusifitas kamtibmas pasca pelaksanaan Porprov XII NTB

Berakhirnya Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat, meskipun masih terjadinya dinamika dalam penyelesaian hak para atlet dan official, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Utara, I Made Kariyasa, S.Pd.H., M.M menghimbau perlunya menjaga kondusifitas kamtibmas dan terus mendorong Pemerintah Daerah Lombok Utara untuk segera merealisasikan hak-hak tersebut.

Kontingen Kabupaten Lombok Utara berhasil meraih peningkatan prestasi yang membanggakan dengan perolehan 71 medali, meningkat signifikan dibandingkan PORPROV tahun 2023 yang memperoleh 49 medali.

Prestasi 71 medali ini harus menjadi fondasi untuk melangkah lebih jauh. “Mari jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk membangun olahraga Lombok Utara yang lebih maju, sekaligus memastikan bahwa setiap atlet yang berjuang untuk daerah mendapatkan penghargaan dan hak yang layak”, ujarnya.

“Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, KONI, pemerintah daerah, serta masyarakat Lombok Utara. terimakasi kepada tim ipsi dan atlit atlit pencak silat yang sudah berjuang dan khususnya yang memperoleh medali. Kalian telah mengharumkan nama daerah. Kini saatnya pemerintah menunjukkan komitmennya dengan menuntaskan seluruh hak atlet dan official tanpa penundaan lagi,” imbuhnya.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga yang lebih terarah, berkelanjutan, dan profesional sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Namun di balik keberhasilan tersebut, Kariyasa menegaskan masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Lombok Utara.

Baca Juga :  Pertamina Dampingi Pemulihan Warga Dusun Adat Sade

Ia meminta Pemerintah Daerah melalui Dikpora agar segera menyelesaikan pencairan hak para atlet dan official, terutama pembayaran uang Training Center (TC) yang hingga saat ini masih belum diterima. “Para atlet dan offisial telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan meninggalkan keluarga demi membawa nama baik daerah. Oleh karena itu, hak mereka tidak boleh tertunda. Saya meminta Dikpora untuk segera menuntaskan proses administrasi dan mempercepat pencairan uang TC yang menjadi hak atlet dan ofisial,” tegas Kariyasa.

Keterlambatan pembayaran bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menyangkut penghargaan pemerintah terhadap dedikasi insan olahraga.
“Jangan sampai semangat juang para atlet yang telah memberikan prestasi justru direspons dengan lambannya pemenuhan hak mereka. Pemerintah harus hadir, bukan hanya saat melepas keberangkatan dan memberikan ucapan selamat, tetapi juga memastikan seluruh hak atlet dan ofisial dipenuhi secara tepat waktu,” sambungnya.

Baca Juga :  Dukung Program Asta Cita, Anggota Polsek Kerek Dampingi Petani Olah Lahan

Selain penyelesaian uang TC, Kariyasa juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk segera menyiapkan pemberian bonus bagi atlet berprestasi sebagai bentuk penghargaan nyata atas pengorbanan dan prestasi yang telah mereka persembahkan.
Ia menambahkan bahwa DPRD akan terus mengawal proses penyelesaian hak-hak atlet dan memastikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PORPROV, mulai dari pembinaan, pelaksanaan Training Center, sarana dan prasarana, hingga sistem penghargaan bagi atlet dan pelatih.

Dari prestasi maupun persoalan yang ada, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Utara, I Made Kariyasa, S.Pd.H.,M.M, Memberikan himbauan untuk tetap menjaga kondufisitas Kamtibmas pasca Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Nusa Tenggara Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *