Dua Momentum Pengabdian Warnai Upacara Kodim Mataram

Mataram, NTB – Ada wajah penuh bangga, ada pula mata yang menyimpan haru di Lapangan Apel Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram, Jl. Pejanggik No.7, Kota Mataram. Dua momen penting berlangsung dalam satu rangkaian kegiatan, yakni Corps Raport Kenaikan Pangkat periode 1 Oktober 2026 dan tradisi pelepasan personel yang memasuki masa purna tugas, Kamis (1/10/2026).

Sebanyak 40 personel, terdiri atas tiga perwira serta 37 bintara dan tamtama, menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Di saat yang sama, enam personel yang telah menyelesaikan masa pengabdian secara resmi dilepas dari lingkungan kedinasan TNI AD.

Kegiatan dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman, M. Tr.(Han). Hadir pula Perwira Penghubung (Pabung) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Letkol Inf Ngakan Made Marjana, S.Pd., Pabung Lobar Mayor Inf Dahlan, S.Sos., para Pasi, Danramil, perwira staf, serta perwakilan anggota Kodim 1606/Mataram.

Pangkat Bertambah, Tanggung Jawab Ikut Bertambah

Dalam amanatnya, Dandim 1606/Mataram menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan di seragam prajurit.

Lebih dari itu, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan sekaligus kepercayaan negara dan TNI atas dedikasi, loyalitas, profesionalisme, serta pengabdian yang telah diberikan.

Baca Juga :  Staf Pengolah Sampah Ditemukan Meninggal di Kos Gili Meno, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Kenaikan pangkat merupakan penghargaan dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan TNI atas dedikasi, loyalitas serta prestasi dalam pengabdian. Namun, pangkat yang lebih tinggi juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya tuntutan kualitas pribadi, profesionalisme dan tanggung jawab,” tegas Kolonel Inf Nyarman.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi pemacu bagi setiap prajurit untuk meningkatkan kualitas diri. Kepemimpinan, integritas dan loyalitas juga harus terus diperkuat dalam menjalankan tugas.

Terlebih, dinamika tugas ke depan semakin kompleks. Karena itu, setiap prajurit diharapkan mampu menjadi teladan, motivator sekaligus penggerak yang dapat menciptakan lingkungan kerja produktif.

“Laksanakan setiap tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur dan ikhlas. Jadilah pribadi yang mampu memberikan manfaat, baik bagi satuan maupun masyarakat,” pesannya.

Enam Personel Tutup Masa Dinas dengan Haru

Setelah prosesi kenaikan pangkat, suasana lapangan berubah menjadi lebih emosional. Tradisi pelepasan enam personel yang memasuki masa purna tugas menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.

Keenam personel tersebut yakni Mayor Purn Turmuzi, PNS Ni Wayan Sriwijayawati, PNS I Wayan Saliya, PNS I Nyoman Bakti, PNS Baiq Ismaniati Agustina, dan PNS Made Supartini.

Baca Juga :  Polsek Tanjung Amankan Seleksi Bintang Vokalis Laski di Lapangan Majalangu

Bagi mereka, berakhirnya masa kedinasan bukan hanya tentang melepas seragam atau meninggalkan rutinitas pekerjaan. Ada perjalanan panjang, kebersamaan dan pengabdian yang telah menjadi bagian dari kehidupan selama bertugas.

Dandim menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Ia juga mengingatkan bahwa purna tugas bukan akhir dari pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.

“Pengabdian tidak hanya dilakukan di lingkungan TNI AD. Pengabdian harus terus dilanjutkan selama hayat masih dikandung badan. Tetaplah menjadi pribadi yang memberikan manfaat dan menjadi motivator serta penggerak di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ikatan Kekeluargaan Tak Berakhir

Kolonel Inf Nyarman berharap hubungan silaturahmi antara personel yang telah purna tugas dan keluarga besar Kodim 1606/Mataram tetap terjaga.

Masa dinas boleh berakhir, tetapi nilai kebersamaan dan pengalaman pengabdian tidak serta-merta hilang. Jejak yang telah ditorehkan selama bertugas akan menjadi bagian dari perjalanan satuan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa, pemberian ucapan selamat kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat maupun yang memasuki masa purna tugas, serta foto bersama.

Baca Juga :  Hadiri HUT Kabupaten Bima Ke-386 Kapolres Bima Kabupaten: Bentuk Dukungan Polri Terhadap Agenda Daerah

Dua momentum tersebut menghadirkan pesan yang sama: pengabdian memiliki tahapan. Ada masa ketika seseorang menerima amanah baru, dan ada saatnya menyerahkan estafet kepada generasi berikutnya.

Namun, loyalitas, dedikasi dan semangat untuk memberikan manfaat tidak berhenti ketika pangkat bertambah ataupun masa kedinasan berakhir. Nilai-nilai itulah yang akan terus melekat dalam diri setiap insan yang pernah mengabdikan tenaga dan pikirannya bagi bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *