BeritaOlahraga

Lima Legenda Sepakbola Dunia Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-16

136
×

Lima Legenda Sepakbola Dunia Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-16

Sebarkan artikel ini
Legenda Sepakbola Dunia latih Timnas Indonesia U-16. (Foto PSSI)
Legenda Sepakbola Dunia latih Timnas Indonesia U-16. (Foto PSSI)

Jakarta/zaman – Lima legenda sepakbola dunia menjadi pelatih sehari untuk pemain Timnas Indonesia U-16 di ajang Fourfeo BRImo Future Garuda. Mereka adalah Roberto Carlos, Marco Materazzi, Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, dan Giorgos Karagounis

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan pelatihan sehari digelar di Jakarta, Kamis (1/6/2023). Kegiatan itu bertujuan untuk memupuk mental dan mimpi Timnas Indonesia mendunia sejak dini.

“Kami ingin membangkitkan semangat para atlet muda sepakbola Indonesia. Dari para legenda ini mereka belajar bahwa tidak ada yang tidak mungkin,” ucap Erick Thohir, seperti tersiar di laman pssi.org, Kamis (1/6/2023).

Kepada para pemain, Erick mengatakan para legenda sepakbola dunia itu awalnya juga bukan siapa-siapa. Namun, mereka bisa menjadi legenda karena punya mimpi besar.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu mencontohkan sosok Marco Materazzi yang mulai bermain sepakbola profesional di usia 22 tahun. Meski tergolong telat, mantan bek Timnas Italia itu berhasil membawa negaranya menggondol Piala Dunia pada usia 34 tahun.

Begitu pula Erick Abidal. Meski menderita penyakit kronis, mantan pemain Timnas Prancis itu tidak menyerah dan bahkan membawa timnya menjadi juara.

Sementara itu, Roberto Carlos dan Juan Sebastian Veron, lanjut Erick, berasal dari desa miskin di negaranya dan berhasil masuk klub besar dunia seperti Real Madrid dan Manchester United.

Berkaca dari pengalaman itu, ia memotivasi pemain Timnas Indonesia muda bahwa tidak ada yang tidak mungkin tercapai.

“Indonesia dengan negara sebesar ini selalu underdog (tidak menjadi unggulan). Inilah mentalitas yang kita harus bongkar di bangsa ini, terutama kalian Timnas U-16, U-17 ke depan. Kalau kita punya mimpi, kita kerja keras, bisa,” kata Erick.

Ia juga menyinggung bagaimana Yunani mengalahkan Portugal yang saat itu mengandalkan Cristiano Ronaldo pada Piala Eropa 2004.

“Artinya apa, kalau kalian serius bangun dari sekarang, kalian bisa (mengikuti jejak mereka),” tambah Erick.

Terlibat melatih Timnas U-16 dan U-17, setiap legenda sepakbola itu memimpin satu tim. Ada tim Carlos, tim Materazzi, tim Abidal, tim Veron, dan tim Karagounis.

Mereka berkompetisi di Stadion Madya, Jakarta. Pertandingan tersebut tayang secara langsung di channel YouTube KUY Entertainment.

Para pemain yang ikut pelatihan berjumlah 50 orang. Sebelumnya, mereka telah mendapat coaching clinic dan suntikan motivasi dari keempatnya di Stadion BRI BRILiaN, Jakarta, sejak Senin (29/5/2023).

Para pemain muda masa depan sepakbola Indonesia itu tertangani oleh empat pelatih nasional, yakni Ilham Romadhona, Bima Sakti, Firmansyah, dan Indriyanto Nugroho. (dn)