Pengarahan Humanis Dandim 1606 Bangun Prajurit Tangguh dan Loyal

Mataram, NTB — Suasana penuh kedisiplinan dan kekeluargaan terasa di halaman garasi markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram, Jalan Pejanggik No. 37, Kecamatan Mataram. Sejumlah personel terdiri dari prajurit dan PNS jajaran Kodim 1606/Mataram mengikuti pengarahan langsung dari Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., dalam kegiatan “Jam Komandan” yang sarat pesan moral, kepedulian, dan penguatan karakter prajurit, Senin (11/5/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1606/Mataram Letkol Arh Huwairy, para Pabung, para Pasi Kodim, Danramil jajaran, perwira staf, hingga seluruh anggota Kodim 1606/Mataram. Dalam arahannya, Dandim menegaskan pentingnya pengawasan melekat terhadap personel di tengah maraknya berbagai pelanggaran yang terjadi di lingkungan TNI AD belakangan ini.

Baca Juga :  Perkuat Komitmen Transformasi dan Tata Kelola Modern, Jasa Raharja Gelar Direktorat SUIT Summit 2025

 

Dengan pendekatan humanis, Dandim meminta para Komandan Koramil (Danramil) lebih peduli terhadap kondisi anggota, tidak hanya dalam kedinasan namun juga kehidupan pribadi mereka. Menurutnya, perhatian dari pimpinan menjadi benteng awal untuk mencegah berbagai persoalan seperti judi online, pinjaman online, narkoba, pelanggaran asusila, hingga kasus bunuh diri yang kini menjadi perhatian serius institusi.

“Jangan biarkan anggota menghadapi masalah sendirian. Rangkul mereka, arahkan dengan baik, dan bangun komunikasi yang kuat di satuan,” tegas Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., di hadapan seluruh peserta.

 

“pentingnya pembinaan generasi muda yang ingin mengabdi sebagai prajurit TNI AD. Para Babinsa diminta aktif memberikan informasi dan pendampingan kepada pemuda di wilayah binaan agar memiliki kesiapan fisik, kesehatan, dan mental yang baik sebelum mengikuti seleksi,” tambah Kolonel Inf Nyarman, M.Tr.(Han)., Dandim 1606 Mataram.

Baca Juga :  Indosat Perkuat Garda Depan Pertumbuhan di Bali Nusra

 

Dalam kesempatan tersebut, Dandim turut mengingatkan seluruh anggota agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh berita hoaks yang dapat memecah persatuan maupun menggiring opini negatif terhadap pemerintah. Prajurit diminta menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat.

 

Tak hanya soal disiplin internal, pengarahan juga menekankan dukungan terhadap berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pembangunan Jembatan Garuda, hingga ketahanan pangan nasional. Peran Babinsa disebut sangat penting sebagai ujung tombak pendampingan masyarakat di wilayah desa binaan.

 

Pengarahan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mentalitas, loyalitas, serta kepedulian antaranggota demi mewujudkan prajurit yang profesional, humanis, dan dicintai rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *