Peringati Hari Lahir Pancasila, Korem 162/WB Serukan Penguatan Nilai Kebangsaan dan Persatuan

Mataram, NTB – Semangat kebangsaan kembali mengalir kuat di Lapangan Gatot Subroto Markas Komado Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti (WB), Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam suasana pagi yang khidmat, ratusan prajurit dan aparatur sipil negara berdiri tegak mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus penguatan komitmen menjaga persatuan Indonesia, Senin (1/6/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 162/WB selaku Inspektur Upacara, dengan Komandan Upacara Mayor Cpl Saeful Anas dan Perwira Upacara Kapten Inf Iwan S.

 

Upacara diikuti sejumlah peserta yang terdiri dari unsur Korem 162/WB, unsur Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram, para pejabat utama, komandan satuan, prajurit, hingga ASN. Hadir pula jajaran pimpinan satuan wilayah dan badan pelaksana di lingkungan Korem 162/WB yang menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam momentum nasional tersebut.

Baca Juga :  Harapan dan Duka di Balik Pencarian Korban Hanyut

 

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh makna. Dimulai dari masuknya komandan upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

 

Dalam amanat yang dibacakan, “Hari Lahir Pancasila ditegaskan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa,” ucap Kasrem 162/WB, Kolonel Inf I Made Alit Yudana.

 

Kolonel Inf I Made Alit Yudana, menambahkan, “Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menekankan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni global melalui nilai kemanusiaan, musyawarah, serta semangat persatuan,” Tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi, Jasa Raharja dan Korlantas Polri Gelar Monev Penegakan Hukum TW IV 2024 di Kepulauan Riau

 

Pidato tersebut juga menyoroti bahwa di tengah perubahan dunia yang semakin cepat, Pancasila tetap menjadi jangkar moral bangsa. Keberagaman Indonesia yang tersebar di ribuan pulau dan terdiri dari berbagai suku menjadi bukti nyata bahwa persatuan dapat tumbuh di tengah perbedaan.

 

Kapten Inf Iwan S, Komandan Koramil 1606-05/Mataram yang bertindak sebagai Perwira Upacara usai apel mengungkapkan, “generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar simbol yang tertulis dalam dokumen atau terpajang di ruang kerja,” ungkpanya.

 

Momentum ini menjadi pengingat bahwa menjaga Indonesia tidak selalu dilakukan di medan tugas, tetapi juga melalui kesadaran bersama untuk terus merawat nilai persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong. Dari Lapangan Gatot Subroto Makorem 162/WB, pesan itu kembali diteguhkan: selama Pancasila tetap hidup di hati rakyatnya, Indonesia akan tetap berdiri kuat menghadapi setiap tantangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *