Berita  

Bhabinkamtibmas Lombok Barat Gerakkan Warga Tanam Lahan Kosong

Pekarangan Bergizi di Lombok Barat Cara Warga Mandiri Pangan

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kini kian gencar dilakukan hingga ke tingkat desa. Di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, langkah nyata ditunjukkan oleh jajaran kepolisian melalui pendampingan aktif kepada masyarakat. Mereka mengajak warga untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah yang produktif. Salah satu fokus utama saat ini adalah mengubah lahan tidur atau pekarangan kosong di sekitar rumah. Lahan tersebut diubah menjadi sumber pangan mandiri yang bernilai gizi tinggi.

Langkah taktis ini selaras dengan program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dari hulu ke hilir. Melalui peran Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Polri hadir tidak hanya untuk menjaga kondusifitas wilayah. Mereka juga hadir sebagai motor penggerak sektor pertanian domestik dalam skala rumah tangga.

Peran Polisi dalam Menjaga Ketahanan Pangan Desa

Pada Kamis (11/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Bengkel melaksanakan kegiatan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga binaan di wilayahnya. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat. Khususnya bagi mereka yang telah berinisiatif mengoptimalkan pekarangan kosong mereka menjadi kawasan “Pekarangan Bergizi”. Dalam pemantauan tersebut, petugas melihat langsung bagaimana lahan yang dulunya terbengkalai kini telah hijau oleh berbagai komoditas pangan harian.

Baca Juga :  Jaga Kondusivitas Wilayah, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Lombok Barat Intensifkan Pengawasan di Titik Rawan

Keberhasilan warga dalam mengelola lahan terbatas ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak kepolisian. Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh warga Desa Bengkel merupakan contoh nyata dari kemandirian pangan. Langkah tersebut sangat patut ditiru oleh desa-desa lain.

“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi untuk memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong mereka sebagai penghasil pangan mandiri. Ini adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi keluarga,” ujar Ipda Selamet Riadi saat memberikan keterangan resminya terkait kegiatan peninjauan tersebut.

Diversifikasi Tanaman untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Tidak sekadar berkunjung dan memberikan pujian, Bhabinkamtibmas Desa Bengkel yang bertindak sebagai agen penggerak di bidang ketahanan pangan juga memberikan edukasi serta motivasi tambahan. Petugas mendorong warga agar tidak cepat puas dengan hasil yang ada saat ini. Mereka diminta untuk terus mengembangkan variasi tanaman yang ditanam agar kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi secara maksimal dan lebih beragam.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Sandik Ajak Warga Sulap Lahan Kosong Jadi Produktif

Pihak kepolisian menyarankan agar lahan yang masih tersisa dapat dimanfaatkan untuk menanam komoditas hortikultura yang bernilai ekonomis tinggi. Terutama tanaman yang sering dibutuhkan dalam konsumsi harian, seperti cabai, tomat, serta sayur-mayur hijau. Dengan menanam komoditas tersebut, masyarakat diharapkan dapat menekan pengeluaran belanja dapur sehari-hari. Mereka juga bisa mendapatkan bahan pangan yang jauh lebih segar dan sehat.

Ipda Selamet Riadi menambahkan bahwa pendampingan seperti ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini penting demi memastikan program kemandirian agraria berjalan optimal di tingkat akar rumput.

“Kami melalui Bhabinkamtibmas akan terus memberikan dorongan dan motivasi kepada warga agar pemanfaatan pekarangan yang masih kosong ini bisa lebih variatif dan maksimal. Dengan menanam sayuran, cabai, hingga tomat, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri. Kita juga secara langsung ikut mendukung program pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan nasional,” pungkas Ipda Selamet Riadi.

Baca Juga :  Arus Mudik Liburan Mulai Padat, Personel Gabungan Siaga Penuh di Dermaga Pelabuhan Lembar

Melalui sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat desa, pemanfaatan “Pekarangan Bergizi” ini diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang solid dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat ekonomi berbasis keluarga di wilayah Kecamatan Labuapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *