Babinsa dan Kadus Cek Jalan Amblas Sekotong

Lombok Barat, NTB – Pengguna jalan yang melintas di ruas penghubung Desa Taman Baru menuju Desa Buwun Emas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, diminta meningkatkan kewaspadaan. Sebagian badan jalan di wilayah tersebut mengalami amblas dengan lebar sekitar dua meter sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

 

Kondisi itu menjadi perhatian Bintara Pembina Desa (Babinsa) Taman Baru, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-06/Sekotong, Serka Masnan, bersama Kepala Dusun (Kadus) Repok Gapuk, Muslehudin. Keduanya turun langsung melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan kondisi jalan dan mengantisipasi risiko kecelakaan bagi masyarakat, Kamis (20/8/2026).

 

Pastikan Kondisi Jalan Tetap Terpantau

 

Dalam pengecekan tersebut, Serka Masnan bersama Kadus Repok Gapuk melihat langsung bagian jalan yang mengalami amblas. Mereka juga mengidentifikasi titik yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.

 

Ruas jalan tersebut masih menjadi jalur penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, kondisi jalan yang mengalami kerusakan perlu mendapat perhatian agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

Baca Juga :  Layanan Honda CARE jadi Solusi Tepat saat Mogok di Tempat

 

Sebagai langkah awal, Babinsa bersama Kadus memasang rambu peringatan di sekitar lokasi. Rambu tersebut diharapkan dapat memberi tanda kepada pengendara agar mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati ketika melewati ruas jalan yang mengalami amblas.

 

“Sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya kecelakaan, kami bersama Kadus Repok Gapuk memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi jalan yang amblas. Rambu ini diharapkan menjadi tanda bagi pengendara agar lebih waspada dan mengurangi kecepatan,” ujar Serka Masnan.

 

Pengendara Diminta Tidak Memaksakan Kecepatan

 

Serka Masnan juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat, untuk tidak mengabaikan kondisi jalan.

 

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan kecepatan saat melintas. Masyarakat juga diminta memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda NTB Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Rakor Korwas PPNS dan JPU

 

Sementara itu, Kadus Repok Gapuk Muslehudin mengapresiasi langkah cepat Babinsa dan perangkat kewilayahan yang turun langsung melihat kondisi jalan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa dan perangkat kewilayahan yang telah turun langsung melihat kondisi jalan serta memasang rambu peringatan. Kami berharap pengguna jalan lebih berhati-hati dan pihak terkait dapat segera melakukan penanganan agar jalan kembali aman dilalui,” tuturnya.

 

Sinergi untuk Keselamatan Warga

 

Pengecekan jalan dan pemasangan rambu menjadi bentuk kepedulian serta sinergi Babinsa, pemerintah dusun, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan di wilayah.

 

Hasil pengecekan tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait. Penanganan lebih lanjut diperlukan agar kerusakan pada ruas jalan penghubung Taman Baru-Buwun Emas tidak mengganggu mobilitas warga dan dapat kembali digunakan dengan aman.

Baca Juga :  BPOM Mataram dan Universitas Bumigora Kolaborasi Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan

 

Bagi masyarakat, keberadaan rambu peringatan bukan sekadar tanda di pinggir jalan. Rambu tersebut menjadi pengingat agar setiap perjalanan dilakukan dengan lebih hati-hati, terlebih ketika kondisi jalan sedang tidak normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *