zaman.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Gerung menanamkan kesadaran pajak kepada generasi muda melalui program Pajak Bertutur 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat dan Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 4 Lombok Barat. Edukasi perpajakan itu menyasar siswa sekolah menengah pertama dan sekolah dasar.
Pajak Bertutur 2026 mengusung tema “Pajak Kita: Energi Generasi Juara”. Kegiatan berlangsung secara interaktif sehingga siswa lebih mudah memahami peran pajak dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas Mengemas Edukasi Pajak Secara Interaktif
Tim penyuluh pajak KPP Pratama Mataram Timur memberikan edukasi kepada siswa SRMP 18 Lombok Barat melalui film pendek dan infografis.
Materi tersebut menjelaskan fungsi pajak dan kaitannya dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pemanfaatan penerimaan pajak untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.
Penyampaian materi berlangsung dengan pendekatan yang dekat dengan dunia siswa. Metode tersebut membuat edukasi perpajakan tidak hanya berisi penjelasan, tetapi juga mendorong siswa untuk terlibat secara aktif.
Kegiatan dilanjutkan dengan permainan kelompok. Para siswa bekerja sama menyelesaikan berbagai tantangan yang diberikan oleh tim penyuluh.
Permainan tersebut menjadi sarana untuk membangun kekompakan dan komunikasi antarsiswa. Kegiatan itu sekaligus memperkenalkan nilai kerja sama dalam suasana belajar yang menyenangkan.
Kepala KPP Pratama Mataram Timur, Ruseno Hadi, mengatakan generasi muda perlu mengenal pajak sejak masih duduk di bangku sekolah.
Menurutnya, pajak memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara melalui APBN. Penerimaan tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan penyediaan berbagai layanan untuk masyarakat.
“Para siswa yang mengikuti kegiatan Pajak Bertutur merupakan bagian dari generasi masa depan Indonesia,” katanya.
Ia berharap pengenalan pajak sejak dini dapat membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya kontribusi warga negara terhadap pembangunan.
Pajak Bertutur Sasar Siswa Sekolah Dasar
KP2KP Gerung juga menyasar siswa sekolah dasar melalui kegiatan edukasi perpajakan di SRD 4 Lombok Barat.
Tim penyuluh menyesuaikan materi dengan usia dan tingkat pemahaman siswa. Konsep dasar pajak disampaikan menggunakan pendekatan sederhana dan menyenangkan.
Pendekatan tersebut bertujuan agar siswa dapat mengenal pajak tanpa harus memahami materi perpajakan yang kompleks.
Kepala SRMP 18 Lombok Barat menyambut positif pelaksanaan Pajak Bertutur 2026 di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda kepada para siswa.
Guru menyampaikan materi perpajakan melalui media visual dan aktivitas kelompok sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan secara langsung.
Bangun Literasi Perpajakan Sejak Sekolah
Pelaksanaan Pajak Bertutur 2026 di SRMP 18 dan SRD 4 Lombok Barat menjadi bagian dari upaya KPP Pratama Mataram Timur dan KP2KP Gerung memperluas literasi perpajakan di kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan fungsi pajak. Edukasi juga mendorong siswa memahami nilai tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap pembangunan.
KPP Pratama Mataram Timur berharap generasi muda menjadikan pemahaman yang mereka peroleh sejak sekolah sebagai bekal. Para siswa nantinya akan menjadi bagian dari masyarakat yang memiliki peran dalam pembangunan Indonesia.
Melalui Pajak Bertutur 2026, penyelenggara memberikan edukasi perpajakan dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan siswa. Pendekatan tersebut dapat membentuk kesadaran pajak siswa secara bertahap sejak usia dini.











