KPP Pratama Mataram Timur Sosialisasi di SMAN 1 Kediri

KPP Pratama Mataram Timur Sosialisasi di SMAN 1 Kediri.
KPP Pratama Mataram Timur Sosialisasi di SMAN 1 Kediri. (Ist)

zaman.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur bersinergi dengan SMAN 1 Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Keduanya menggelar kegiatan “Tax Goes to School” pada 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula SMAN 1 Kediri, pada Selasa (12/8/2026). Sebanyak 30 siswa dan sejumlah guru mengikuti kegiatan tersebut.

KPP Pratama Mataram Timur mengangkat tema “Pajak yang Adil untuk Masa Depan Generasi Muda”. Tema tersebut menjadi bagian dari edukasi perpajakan kepada para siswa.

Kepala SMAN 1 Kediri Abdul Khalik menyampaikan apresiasi kepada KPP Pratama Mataram Timur. Ia mengapresiasi pemilihan sekolahnya sebagai lokasi Tax Goes to School 2026.

Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan penting kepada siswa mengenai perpajakan. Edukasi itu sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi tantangan pada masa depan.

“Tax Goes to School” dimulai pada pukul 10.00 WITA. Kepala KPP Pratama Mataram Timur Ruseno Hadi menyampaikan sambutan.

Ia mengajak generasi muda mempersiapkan diri sejak dini. Hal itu penting untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

Ruseno menjelaskan bahwa siswa yang saat ini duduk di bangku SMA akan menjadi bagian penting dalam pembangunan Indonesia. Mereka akan berperan dalam pembangunan nasional dalam dua dekade mendatang.

Baca Juga :  Senator Evi Apita Maya Dorong Penguatan Ekspor NTB

Menurut dia, pembangunan nasional membutuhkan kontribusi seluruh elemen masyarakat. Pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan satu sektor.

Ruseno mengatakan pemahaman perpajakan perlu diberikan sejak usia sekolah. Pengetahuan tersebut membantu siswa mengenali kewajiban sebagai warga negara.

Edukasi perpajakan juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda. Kesadaran itu diharapkan mendorong mereka berkontribusi terhadap pembangunan pada masa depan.

Ia menyebut penerimaan pajak pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2.357,57 triliun. Angka tersebut setara sekitar 75 persen dari total pendapatan negara.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan. Penggunaannya antara lain untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas pendidikan.

Siswa Diperkenalkan dengan APBN dan Pajak

Dalam kegiatan tersebut, KPP Pratama Mataram Timur memperkenalkan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Para siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai konsep perpajakan.

Penyuluh Pajak KPP Pratama Mataram Timur menyampaikan sejumlah materi. Materi tersebut bertopik “Apa Itu APBN?” dan “Mengapa Kita Harus Membayar Pajak?”.

Baca Juga :  Babinsa Banyumulek Hadir Cepat Cegah Genangan Akibat Sampah Irigasi

Materi tersebut memberikan pemahaman kepada siswa mengenai hubungan antara pembayaran pajak dan pembiayaan pembangunan.

Para siswa juga mengikuti permainan edukatif yang berkaitan dengan perpajakan. Panitia mengajak peserta mengikuti kuis tebak istilah pajak.

Kegiatan tersebut membuat proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif.

KPP Pratama Mataram Timur memiliki wilayah kerja yang mencakup Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara.

Pada 2026, kantor pajak tersebut menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp441,1 miliar.

Hingga Agustus 2026, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp210,2 miliar. Angka tersebut setara 47,66 persen dari target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan sektor penerimaan, kontribusi terbesar berasal dari sektor administrasi pemerintahan. Kontribusinya mencapai 32,3 persen.

Sektor jasa akomodasi menyusul dengan kontribusi sebesar 29,28 persen. Sektor tersebut mencakup hotel dan restoran.

Dari sisi pertumbuhan, sektor jasa mencatat pertumbuhan penerimaan pajak paling tinggi. Pertumbuhannya mencapai 842,05 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tebar Satu Juta Benih Ikan di Bendungan Meninting

Sementara itu, sektor real estat tumbuh 110,65 persen. Sektor jasa akomodasi tumbuh sekitar 83,3 persen.

Kegiatan Tax Goes to School ditutup dengan sesi foto bersama. Panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta yang aktif selama kegiatan.

KPP Pratama Mataram Timur menilai kolaborasi dengan sekolah menjadi langkah penting. Kolaborasi tersebut dapat memperkuat literasi perpajakan.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memahami perannya dalam pembangunan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *