Lombok Barat, NTB – Pendidikan bukan sekadar ruang untuk menimba ilmu, melainkan juga jalan untuk membuka kesempatan, menumbuhkan kepercayaan diri, dan membangun masa depan yang lebih baik. Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Open House Sekolah Rakyat SRMP 18 Lombok Barat yang berlangsung di Aula Terbuka Dinas Sosial Sentra Paramita, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu siang (17/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, bersama unsur pendamping Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI), jajaran Sentra Paramita, unsur TNI-Polri, tenaga kesehatan, serta pihak sekolah.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Bengkel, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung Peltu Ziad Arrahman, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan TNI terhadap upaya penguatan pendidikan dan kepedulian sosial di wilayah binaan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan sebagai Jalan Membuka Peluang
Sekolah Rakyat menjadi salah satu ruang penting untuk menumbuhkan semangat belajar, membangun karakter, dan memperluas kesempatan bagi generasi muda. Melalui kegiatan Open House, masyarakat dan para pemangku kepentingan dapat melihat secara langsung keberadaan serta peran sekolah dalam mendukung pelayanan pendidikan.
Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap kebutuhan peserta didik. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kemandirian, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, unsur pendamping, serta aparat kewilayahan diharapkan dapat memperkuat lingkungan belajar yang aman, mendukung, dan berorientasi pada perkembangan peserta didik.
Pendamping UNHAN RI Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Ketua Tim Pendamping UNHAN RI, Kolonel Arh. Sukanto, hadir bersama Mayor Inf. Mulyadi dan Mayor Cba. Rohili. Kehadiran tim pendamping tersebut menjadi bagian dari keterlibatan unsur pendamping dalam kegiatan Sekolah Rakyat SRMP 18 Lombok Barat.
Dalam konteks pengembangan pendidikan, kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting untuk menyelaraskan dukungan, memperkuat pendampingan, serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif.
“Pendidikan membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Melalui kolaborasi yang baik, kita berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.” tegasnya.
Wakil Bupati Dorong Perhatian terhadap Pendidikan
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Kepala Kantor Sentra Paramita, dr. Arif Rahman, serta Kepala Tata Usaha Sentra Paramita, Ibrahim.
Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam membangun perhatian bersama terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan sosial. Dukungan pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat diperlukan agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk belajar dan berkembang sesuai potensinya.
Pendidikan yang baik tidak hanya membutuhkan fasilitas, tetapi juga kepedulian, pendampingan, serta lingkungan yang mampu mendorong peserta didik untuk terus berusaha dan berprestasi.
“Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Kami berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas.” ujar Hj. Nurul Adha.
Sekolah Rakyat dan Harapan Masa Depan Siswa
Kepala Sekolah Rakyat SRMP 18 Lombok Barat menjadi salah satu unsur yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memiliki peran strategis dalam mendampingi peserta didik, membangun kedisiplinan, dan menciptakan suasana belajar yang mendorong tumbuhnya rasa percaya diri.
Dukungan terhadap sekolah juga perlu diwujudkan melalui kerja sama yang berkelanjutan antara tenaga pendidik, keluarga, pemerintah, dan unsur masyarakat. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki bekal karakter dan keterampilan untuk menghadapi tantangan kehidupan.
“Kami berharap Sekolah Rakyat menjadi tempat bagi para siswa untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi diri. Dukungan dari semua pihak sangat berarti dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif serta menumbuhkan semangat anak-anak untuk meraih cita-cita.” harap kepala SRMP 18 Lombok Barat.
Babinsa Hadir Mendukung Kepedulian Sosial
Bagi aparat kewilayahan, kehadiran di tengah kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan berbagai unsur di wilayah binaan.
Babinsa Desa Bengkel, Peltu Ziad Arrahman, mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan sosial yang melibatkan masyarakat serta instansi terkait.
Keterlibatan Babinsa diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Hubungan yang terjalin dengan baik menjadi modal penting untuk bersama-sama menjaga lingkungan yang aman, mendukung kegiatan positif, serta mendorong kemajuan masyarakat.
“Kami mendukung kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan. Harapannya, melalui kerja sama dan kepedulian bersama, anak-anak dapat belajar dengan baik, mengembangkan potensi, serta tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan memiliki semangat untuk meraih masa depan.” tuturnya.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Selain Wakil Bupati Lombok Barat, tim pendamping UNHAN RI, dan jajaran Sentra Paramita, kegiatan tersebut juga dihadiri Kapuskes Kecamatan Labuapi, Kapolsek Labuapi, Danposramil Labuapi, Kepala Sekolah Rakyat SRMP 18 Lombok Barat, serta Babinsa Desa Labuapi.
Kehadiran unsur pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan keamanan memperlihatkan pentingnya koordinasi dalam mendukung kegiatan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui komunikasi dan kerja sama sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Melalui kegiatan ini, perhatian terhadap pendidikan kembali menjadi pengingat bahwa masa depan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Ketika sekolah, pemerintah, aparat, dan masyarakat berjalan beriringan, harapan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik akan semakin terbuka.











