Terkini

Voyager 2 Terputus dari Bumi karena Kesalahan Perintah, NASA Berusaha Menghubungi Kembali

58
×

Voyager 2 Terputus dari Bumi karena Kesalahan Perintah, NASA Berusaha Menghubungi Kembali

Sebarkan artikel ini
Voyager 2

Pesawat ruang angkasa Voyager 2, yang merupakan objek buatan manusia terjauh kedua dari Bumi, hilang kontak dengan NASA sejak tanggal 21 Juli. Hal ini karena kesalahan perintah yang membuat antenanya berpaling dari Bumi. NASA berencana untuk menghubungi kembali Voyager 2 pada tanggal 15 Oktober.

Voyager 2 berada di ruang antarbintang, sekitar 19,9 miliar kilometer dari Bumi. Pesawat ruang angkasa ini peluncurannya pada tahun 1977 bersama dengan Voyager 1, yang juga berada di ruang antarbintang sekitar 23,8 miliar kilometer dari Bumi. Kedua pesawat ruang angkasa ini telah mengunjungi empat planet gas raksasa di tata surya kita dan mengirimkan data penting tentang tepi tata surya dan medium antarbintang.

Kesalahan Terjadi Ketika Mengirimkan Serangkaian Perintah

NASA mengumumkan kehilangan kontak dengan Voyager 2 pada Senin (31/7/2023). Menurut badan antariksa itu, kesalahan terjadi ketika mereka mengirimkan serangkaian perintah yang direncanakan ke Voyager 2. Perintah tersebut secara tidak sengaja menyebabkan antena pesawat ruang angkasa menunjuk 2 derajat menjauhi Bumi.

Akibatnya, Voyager 2 tidak bisa menerima perintah atau mengirimkan data kembali ke Bumi melalui Jaringan Luar Angkasa (Deep Space Network). Jaringan ini terdiri dari antena radio besar yang tersebar di seluruh dunia dan mendukung banyak misi antariksa NASA.

NASA mengatakan bahwa mereka berharap dapat mengembalikan komunikasi dengan Voyager 2 pada tanggal 15 Oktober. Pada saat itu, Voyager 2 akan mereset orientasi antenanya agar tetap menunjuk ke Bumi. Reset orientasi ini dengan rancangan untuk menjaga kontak dengan Bumi saat Voyager 2 semakin menjauh.

Voyager 1 dan 2 adalah pesawat ruang angkasa pertama yang menemukan dan mempelajari tepi tata surya kita. Mereka juga adalah satu-satunya pesawat ruang angkasa yang pernah mengunjungi Neptunus dan Uranus. Penerbangan dekatnya dengan Neptunus pada tahun 1989 membuat Voyager 2 berada di lintasan yang membawanya ke ruang antarbintang pada November 2018.

Meskipun Voyager 1 dan 2 sekarang berada di luar heliopause, atau wilayah batas di mana pengaruh matahari berakhir dan medium antarbintang, mereka masih dapat mengirimkan informasi tentang lingkungan mereka hingga setidaknya tahun 2025.