Berita  

Jaga Kamtibmas, Personel Polres Lombok Barat Pantau Stok BBM di SPBU

Antisipasi Kelangkaan BBM, Polres Lombok Barat Gelar Patroli di SPBU

LOMBOK BARAT — Kepolisian Resor Lombok Barat terus mengintensifkan upaya menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di objek-objek vital yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tindak kriminalitas 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, Personel Unit Patroli Samapta Polres Lobar menggelar kegiatan patroli preventif yang menyasar sejumlah titik strategis. Salah satu fokus utama dalam pengamanan kali ini adalah fasilitas pengisian bahan bakar umum, mengingat dinamika ketersediaan dan harga bahan bakar minyak (BBM) kerap memicu kerawanan sosial.

Patroli Preventif Samapta Polres Lobar di SPBU Mesanggok

Pada Kamis (25/06/2026) pukul 10.30 WITA, personel kepolisian menyambangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mesanggok yang terletak di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran aparat berseragam lengkap di lokasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas pengisian BBM berjalan dengan aman, tertib, dan bebas dari antrean yang mengular yang dapat memicu gesekan antarmasyarakat.

Baca Juga :  Tradisi Nyongkolan di Desa Jembatan Gantung Berlangsung Khidmat, Sinergi Polri dan Linmas Jaga Keamanan Warga

Patroli di kawasan ini difokuskan pada pengawasan distribusi BBM guna mencegah terjadinya kelangkaan, sekaligus meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Situasi di sekitar SPBU yang biasanya padat aktivitas memerlukan perhatian khusus agar masyarakat merasa nyaman saat melakukan pengisian bahan bakar.

Antisipasi Kelangkaan dan Dampak Fluktuasi Harga BBM

Selain melakukan pemantauan visual, personel di lapangan juga aktif membangun dialog dengan pihak pengelola. Petugas melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan petugas keamanan (security) serta pengawas di lapangan untuk memastikan bahwa stok BBM tetap tersedia secara memadai bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Langkah koordinasi ini sangat krusial, terutama dalam mengantisipasi terjadinya peningkatan pembelian BBM jenis Pertalite. Lonjakan ini diprediksi dapat terjadi sebagai dampak dari penyesuaian atau kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax 92, yang berpotensi mengalihkan konsumsi masyarakat ke bahan bakar yang lebih ekonomis.

Baca Juga :  Hasil Pengecekan Buah Jagung Milik Warga di Desa Sumberjo Hampir Sempurna Untuk di Panen

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan keadilan distribusi logistik penting seperti energi.

“Kami terus memantau pergerakan stok dan memastikan tidak ada praktik kecurangan maupun penimbunan. Koordinasi dengan pengawas SPBU dilakukan agar pasokan BBM untuk masyarakat Lembar dan sekitarnya tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu kepanikan,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga memberikan imbauan secara humanis kepada pengelola SPBU dan para pengendara agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM.

Mewujudkan Harkamtibmas Melalui Kehadiran Polri

Melalui kegiatan patroli yang terukur dan berkesinambungan ini, Sat Samapta Polres Lombok Barat berkomitmen penuh untuk menciptakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang berkelanjutan. Kehadiran Polri secara langsung di lapangan diharapkan mampu memberikan efek getar (deterrent effect) bagi para pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi.

Baca Juga :  Gencarkan Patroli KRYD, Polsek Woha Polres Bima Kabupaten Jaga Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Hukumnya

Langkah preventif ini sekaligus menjadi representasi nyata dari peran eksistensial Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Hingga berakhirnya kegiatan patroli di SPBU Mesanggok, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan aktivitas pengisian bahan bakar oleh warga berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *